all the hard work will be rewarded…

Masih tentang toilet training Sena.

Alhamdulillah minggu ini Sena sudah mau pipis sendiri di toilet. Ga mau dibantuin, tapi aku tetep liatin dari pintu. Setelah pipis, aku membasuhnya, karena ternyata dia cuma towel-towel pake tisyu hehe. Ga papa, aku bangga dengan usahanya. Saat dia mau BABpun, dia sudah mulai mau memberitahuku. Aku dan suami sangat senang dengan perkembangan Sena ini.

Memang selama libur musim dingin ini kami sangat intens dalam mengajari Sena untuk pipis dan BAB di toilet. Tak terhitung berapa kali kemarahan dan tangis ku keluarkan. Hingga latihan diaper-free di malam hari membuatku terbangun berkali-kali selama beberapa malam. Cucian pun menggunung. Biasanya aku mencuci Β dua kali tiap minggu, di hari sabtu dan minggu (rate listrik di akhir pekan lebih murah daripada di hari kerja). Tapi selama toilet training ini, aku mencuci hampir tiap hari. Mulai dari baju dan celana Sena, seprai, selimut kasur, selimut sofa dll. Apalagi selama musim dingin kami tidak bisa menjemur cucian di luar. Akhirnya kami harus menjemur cucian di pemanas ruangan (heater). Untung tidak banyak teman datang berkunjung ke rumah, kalau tidak kami pasti malu jika mereka melihat cucian bergelantungan di heater. Untuk menekan pengeluaran listrik akibat menyalakan heater dan mesin cuci terlalu sering, aku menjemur sebagian cucian di ruang kerja dan membiarkannya kering secara alami, meski butuh 2-3 hari untuk kering hehe. Sebagian celana Sena kucuci dengan tangan, tapi karena kulit tanganku sangat sensitive dengan detergen, aku mencuci celana Sena dengan sabun cuci tangan. πŸ˜›

Kami juga sengaja jarang mengajak Sena pergi ke luar. Selain kami malas berdingin-dingin di luar, kami ingin Sena fokus menjalani program diaper-free selama di rumah. Sesekali kami pergi ke rumah teman atau sekedar berbelanja. Saat itu Sena harus kupakein diaper. Aku belum mengajari dia pipis dan BAB di toilet umum. Kurasa suamiku yang nantinya harus lebih aktif dalam hal ini, secara Sena harus pergi ke toilet laki-laki (meski anak seumuran Sena bisa saja pergi ke toilet perempuan, tapi aku merasa agak risih). πŸ˜›

Metode reward and punishment menurutku sangat efektif dalam program toilet training Sena. Setiap dia pipis dan BAB di toilet aku memberikan stiker warna-warni kesukaannya. Dia bebas memilih stiker apa yang diinginkan. Lalu stikernya di tempel di kertas yang kutempel di dinding toilet. Disitu aku juga menempel kertas untukku. Aku dan Sena bersaing, stiker siapa yang lebih banyak di tempel di kertas masing-masing. Sena sangat tertantang untuk menang. πŸ™‚ Setelah stikernya cukup banyak, kami memberi hadiah mainan truk kesayangannya. Hadiah yang murah meriah (1 buku stiker cuma 1 euro, truk mainan cuma 5 euro), tapi sangat efektif.

Jika Sena mengompol (di siang hari) dan BAB di celana, aku akan marah dan membiarkan dia melihat bagaiman susahnya membersihkan pipis dan BABnya yang berceceran. Hal ini kulakukan agar dia merasa bahwa yang dia lakukan tidak benar dan dia akan berusaha tidak mengulanginya. Memang rutinitasku cukup melelahkan jika dia pipis dan BAB di luar toilet. Seluruh rumahku tertutup karpet. Aku harus menyikat bekas pipisnya dan membilaskan beberapa kali untuk menghilangkan najis dan bau. Demikian juga jika dia pipis di sofa. Selimut sofaku cukup besar dan tebal, jadi aku harus mencucinya dengan tangan karena tidak muat saat kumasukkan ke mesin cuci. Hukuman untuk Sena jika dia pipis dan BAB di celana adalah tidak boleh menonton TV. Akhir-2 ini Sena sudah mulai merasa bersalah jika dia pipis dan BAB di celana, dia akan bilang: Sorry, bunda. Jika dia sudah minta maaf seperti itu aku tidak marah, tapi hukumannya tetap di lakukan. Menurutku bagus juga hukuman seperti itu. Dia jadi lebih banyak main dengan mainannya dan lebih aktif bergerak, dari pada duduk di sofa sambil nonton TV.

well, for the wrap up….I guess our hard work has been rewarded. Sena shows good improvement in his toilet training, and I am very proud of him. Good job Sena, Ayah and Bunda loves you… πŸ™‚

Advertisements

4 thoughts on “all the hard work will be rewarded…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s