Klepon dan wingko babat :D #weekendexp

Hari jumat malam tiba2 kepengen klepon. Aku inget kalo masih punya sisa tepung ketan yang udah di buka plastiknya sejak beberapa minggu yang lalu. Trus aku juga masih punya kelapa parut Kara yang kayaknya udah hampir kadaluarsa kkk..:P Yo wes lah, langsung siap2 bikin klepon. Mudah banget kok bikinnya 😀

Klepon

Bahan:

tepung ketan (terserah berapa gram…seadanya aja…hehe)

– pewarna pandan

– gula merah (diserut)

– garam (dilarutin di air hangat)

Cara membuat:Teteskan pewarna pandan ke dalam tepung ketan di mangkok besar. Uleni tepung itu dengan air garam sedikit demi sedikit hingga kalis. Ambil sedikit adonan tepung, bentuk bulatan kecil, lalu tekan tengahnya dengan jempol dan isikan gula merah kedalamnya. Bentuk kembali menjadi bulatan kecil lalu masukkan kedalam air yang mendidih. Tunggu hingga bulatan itu mengambang dan segera angkat. Jatuhkan bulatan itu ke atas parutan kelapa agar tidak lengket satu sama lain. Siap untuk disajikan…yummmy…:D

*********************************

Tantangan lain wiken ini adalah menghabiskan kelapa parut (bekas klepon)…:D

Aku teringat saat membuat wingko babat bersama mbak Selly dan Riris waktu kami masih tinggal di Den Haag. Aku tidak punya oven, jadi suka nebeng ke rumah mereka untuk membuat kue ini. Pernah kami membawa wingko babat sebagai bekal nonton di Pathe Den Haag…seruuuuw hehe…:D Jadi aku pengen membuat wingko babat untuk menghabiskan sisa kelapa parutku. Aku lupa resep yang dulu kami pakai, jadi aku browsing aja di internet. Dan tentu saja, dengan ilmu kira2 dan sedikit modifikasi aku membuat kue ini, ternyata yummmy sekali..:D

Wingko babat

Bahan:

– tepung ketan (150 gram)

– kelapa parut (120 gram)

– gula pasir (50 gram) larutkan dalam air hangat

– telur (1 butir), pisahkan kuning dan putihnya

– Vanila essence (beberapa tetes)

– Margarine (50 gram) lelehkan lalu tunggu hingga panasnya turun

– sedikit garam

 

Cara membuat:

Campurkan tepung ketan, kelapa, garam dan putih telur dalam mangkok besar. Teteskan vanilla essence. Lalu uleni campuran tepung ini dengan menambahkan air gula dan margarine cair sedikit demi sedikit hingga kalis. Siapkan loyang, olesi dengan margarine dan tepung ketan (agar kuenya nanti tidak lengket). Tuang adonan ke dalam loyang lalu masukkan ke dalam oven yang sudah dipanaskan selama 5 menit (ini untuk model oven electric kecil-ku, oven lain mungkin settingannya berbeda2). Panggang di dalam oven selama 10 menit (panas bagian bawah) lalu keluarkan sebentar loyangnya. Olesi permukaan kue dengan kocokan kuning telur hingga rata. Masukkan kembali loyang ke dalam oven lalu panggang dengan panas atas-bawah selama 10 menit, hingga kuning kecoklatan. Keluarkan loyang dan kue siap disajikan…:D

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s