Farthest round trip ever…

Hari jumat kemarin aku capeeek bgt.
Jam 6.30 berangkat dari rumah setelah nyusuin Sena. Jalan ke arah pasar menerjang angin yang kencaaaang sampai badanku miring-2 dan terpaksa merambat pegangan ke pagar rumah orang. Sampai di pasar langsung naik tram ke Den Haag HS. Sesampai di stasiun langsung lari-2 ke mesin tiket. Pas nge-gesek atm untuk bayar tiket..duink atmku ga ke-detect. Ku-ulangi dua kali tetep sama. Mulai panik..mana ga punya uang cash…huhu..:((
Lalu aku lari ke mesin atm untuk mengambil uang cash. Duink lagi..atmnya tetep ga berfungsi..ga ke-detect. Kucoba berulang-2 tetep sama. Akhirnya aku memakai credit card untuk ambil uang cash, lalu lari ke counter beli tiket kereta ke Schipol. Gara-2 atm ini aku ketinggalan 2 kereta ke Schipol..harus nunggu 20 menit untuk kereta selanjutnya..hiks. Untung aku berangkat pagi banget jadi kayaknya ga bakalan ketinggalan pesawat.
Finally, arrived at Schipol airport. Langsung lari-2 ke gate, untung udah check in online, jadi bisa langsung masuk. Ternyata gatenya jauuuh bgt..huhu..capek deh. Alhamdulillah ga telat, nunggu bentar abis itu boarding. Pagi itu cuaca di Amsterdam lumayan bagus jadi pas take off, pesawat ga gitu kena turbulance. Tapi yang bikin enek adalah sandwich dingin isi keju dan salami, menu dari KLM…huhu..bener-2 bikin mo muntah. Dua puluh menit menjelang landing pesawat berguncang kena turbulance, dan begitu terus sampai landing..huaaa..perut udah kayak diaduk-2 plus telingaku dah mo pecah. Abis keluar pesawat aku mengeluh sakit sama temen seperjalananku, dan ternyata bukan aku saja yang merasakan perjalanan kali ini sangat menyakitkan. Hampir semuanya penumpang juga mengeluh.
Hey, i forgot to mention..where was i going that morning..:D
Yup, I went to Copenhagen, Denmark for a one day meeting in a company. I can say that we went there only for lunch..haha..:)) This is my first overseas round trip..and yeah…the farthest round trip ever 😉
Perjalanan pulang ke Amsterdam juga tidak bisa dibilang mulus. Pesawat kami delay karena cuaca di Amsterdam jelek. Tapi alhamdulillah akhirnya kami take off dengan mulus..tapi pas mau landing kembali pesawat terguncang kurang lebih selama 20 menit hingga landing. Alhasil aku keluar pesawat sambil kliyengan dan telingaku sakiiiit sekali.
Akhirnya aku sampai dirumah jam 11 malam. Sena dan ayahnya sudah tertidur pulas. Aku langsung mompa ASI (dapet 2 botol penuh..kebayang kan sakitnya PD-ku..haha), sholat trus tidur..ga mandi..haha..dah ga punya kekuatan untuk mandi..:))
Dua jam kemudian bangun untuk nyusuin Sena..hehe..what a day..:D

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s