Kimchi, wind and age

Aku ga ngerti kenapa badanku sering sakit sejak tinggal di Londo. Lebih sering? Iya dibanding saat aku tinggal di Indo atau di Korea. Is it because the power of Kimchi, the Wind or the Age..hmmm..

Saat masih di Indo, aku masih “muda”, jadi mungkin badanku masih kuat. Aku masih tahan tidur di lantai, tidur tanpa selimut, berjalan menerjang “badai petir” di Depok, dan menahan lapar hingga berjam-2. Aku jarang  sakit. Paling hanya pusing karena telat makan (gara-2 menahan lapar tadi hihi..:P) dan flu tiap musim ujan. Dikasih makan dan minum teh hangat sudah sembuh. Makananku biasa aja, khas anak kos. Menu warung tegal dan junk food (baca: gorengan pinggir jalan dan jajanan lainnya..:P)

Saat di Korea aku juga jarang sakit. Pusing karena telat makan masih terjadi. Abis aku selalu makan teratur, di jam-2 makan yang sama tiap hari. Jadi perutku dah hapal di jam-2 berapa dia harus bekerja keras mengolah makanan yang masuk. Aku juga masih tahan suhu minus belasan saat winter. Hampir tiap hari aku makan kimchi dan macam-2 sea food (menu korea). Pas weekend, aku memasak masakan indonesia bersama teman-2 di asrama. Paling sering bikin sop, tumis-2an, capcay, rendang, dan opor ayam. Karena giziku terpenuhi maka aku jarang sakit.

Setelah tinggal di Belanda, aku mulai sakit-2an. Sakit yang paling sering adalah masuk angin. Angin belanda yang durjana dan cuaca yang berubah tiap saat tanpa permisi selalu bikin aku masuk angin. Bisa dibilang tiap hari.  Konsumsi minyak angin dan koyo cabe sangat tinggi di rumah, karena Putra juga sering masuk angin. Padahal dari segi gizi, makananku tiap hari lumayan bergizi, secara aku paling sering makan makanan rumah. Hampir tiap hari makan nasi, sayur dan lauk. Ga beda jauh dari kebiasaanku di Korea, kecuali aku ga makan kimchi.

Sekarang aku bingung, mengapa aku sering sakit. Apakah karena badanku yang makin “menua” hingga daya tahanku menurun, ataukah faktor gizi yang kurang (karena ga makan kimchi), ataukah memang alam yang bikin aku sakit? hmmm..

kutelah mencoba bertanya pada narcisus yang bergoyang, tapi dia juga ga bisa jawab…huh..>_<

Advertisements

6 thoughts on “Kimchi, wind and age

  1. apa hubungannya makan-2 ma sakit oom? hihi..:P
    oom habsq kapan bikin warming-2an? didalem rumah aja yah, jangan BBQ-an, aku masuk angin abis dari rotterdam kmrn, anginnya kenceng nian..>_<

  2. @tante dewi: huhu..kangen indo juga sih..:-s
    Btw, tante lisa pulang yah hari ini, semoga bisa kumpul-2 lagi yah..;))

  3. waks…bikin kimchi? orang kuria aja banyak yg ga bisa bikin hihi..susah kyknya, perlu art..hihi..;))
    well,telah diputuskan, masalah utama adalah angin belanda yang durjana..hihi..;))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s